![]() |
| ilustrasi source |
kabardaring.com,
Pati - Cerita ini adalah nyata adanya, dan benar-benar
terjadi di sebuah desa di wilayah Kabupaten Pati. Kisah ini diceritakan
langsung oleh narasumber yang merupakan tetangga juga sahabat sang anak yang
sempat kehilangan ibunya selama puluhan tahun tersebut kepada kabardaring.com
Demi
kepentingan privasi yang bersangkutan, nama tokoh dan tempat akan disamarkan
dalam cerita ini.
Bermula
dari seorang wanita yang menikah muda di usia belasan tahun, sebut saja namanya
Jesica. Tidak tahu pasti atas inisiatif siapa Jesica memutuskan untuk
bekerja sebagai TKW di luar negeri dengan meninggalkan suami dan anak
laki-lakinya yang pada waktu itu masih balita.
Sesuatu
terjadi, Jesika tidak ada kabar, keluarga di kampung juga tidak bisa berbuat
banyak karna pada waktu itu (tahun 80 an akhir) komunikasi hanya lewat surat
saja dan segala bentuk komunikasi dengan pihak terkait tidak semudah seperti
sekarang ini. Entah apa yang terjadi terhadap Jesica di negeri orang
tersebut, yang pasti Jesica oleh keluarga sudah direlakan hilang atau meninggal.
Setelah
sekian lama tanpa kepastian akhirnya suami Jesica memilih untuk menikah lagi
dan membesarkan anaknya tersebut dengan istri baru dari desa tetangga. Lalu
setelah cukup besar sang anak sebut saja namannya Firman diminta oleh neneknya
(orangtua Jesica) untuk diasuh.
Detik
menjadi menit, menit menjadi jam, jam menjadi hari dan hari pun silih berganti
sampai lebih dari 20 tahun berlalu semenjak Firman ikut tinggal bersama kakek
dan neneknya itu. Sampai di awal tahun 2016 lalu Jesica secara tidak
sengaja menemukan sebuah grup di FB yang merujuk ke nama desa tempat tinggalnya
dulu.
Setelah
berkomunikasi dengan beberapa akun FB di grup tersebut dan memastikan
keberadaan anak yang ditinggalnya dulu sekarang sudah dewasa dan tinggal
bersama neneknya akhirnya Jesica minta bantuan untuk dihubungkan dengan anaknya
itu.
Entah
apa yang mereka bincangkan, sebab musabab Jesica menghilang selama 25 tahun
lebih itu tidak diceritakan oleh mereka yang bersangkutan, mungkin akan tetap
menjadi rahasia keluarga.
Sebagai
hadiah untuk anaknya yang sudah ditinggal selama seperempat abad itu Jesica
mengirim uang senilai 160 juta rupiah ditransfer via rekening salah seorang
sahabat Firman yang tidak lain adalah narasumber yang menceritakan kisah nyata
ini.
Jesica
mempersilahkan uang tersebut dihabiskan atau dibelanjakan oleh anaknya untuk
apa saja bahkan untuk sekedar bersenang-senang sekalipun sebagai bentuk
“hadiah”, sebelum Jesica tiba atau pulang ke kampung halaman.
Firman
kemudian memakai uang tersebut untuk membeli sepeda motor dua sekaligus,
membayar semua belanja temannya di mall, dan jelajah kuliner secara marathon
selama beberapa minggu bersama teman-temannya.
Waktu
yang ditunggu-tunggu pun tiba, Jesica tiba di tanah air dan pulang ke kampung
halaman melepas rindu dengan keluarga. Namun kepulangannya tersebut
ternyata hanya bersifat “menjenguk” saja. Jesica mengaku sudah dinikahi
oleh salah seorang pengusaha di negeri jiran tersebut sejak lama dan akan
segera kembali kesana setelah tinggal beberapa hari.
Narasumber
: (W)
Editor
: Aif

0 Response to "Hilang puluhan tahun, TKW asal Pati ketemu anak via FB, suruh anaknya habiskan ratusan juta untuk hadiah"
Posting Komentar
HAK JAWAB DAN KOREKSI BISA DIKIRIMKAN KE EMAIL KAMI ATAU BISA DITULIS DI KOLOM KOMENTAR