![]() |
| ilustrasi : realultimatepower.net |
I M A J I N A S I
Oleh : Redaksi
Waktu itu, di
tahun 1998 saya masih anak-anak. Tepatnya berumur 9 tahun dan baru kelas 3 SD
ketika sedang heboh dibicarakan setiap hari bahwasannya ada segerombolan
pasukan Ninja yang memburu para kiyai sampai ke desa-desa.
Dengan nalar
bocah waktu itu saya belum bisa menangkap kebenaran dari sebuah cerita yang
keluar dari mulut orang-orang. Apakah
itu fakta kejadian ataukah hanyalah sebuah bualan belaka.
Dan sekarang,
memori yang hampir 20 tahun silam berlalu itu seakan terulang kembali bagi
saya. Bila dahulu anak-anak, remaja,
dewasa sampai yang tua membual (baca : bercerita) tanpa bersumber data hanya
memakai referensi “katanya”. Sekarang orang-orang kembali membual di media
sosial dengan men-share link-link berita yang isinya sangat jauh dari fakta,
bahkan cenderung FIKTIF.
Ketika itu, di
tahun 1998 hampir setiap hari selama berbulan-bulan saya mendengar teman
bercerita soal kelompok Ninja yang dikabarkan mempunyai misi untuk
membunuh kiyai-kiyai yang ada di Bumi Pati dan di seluruh Indonesia.
Mereka
(teman-teman saya) yang notabene juga masih anak bau kencur tidak mendapat
cerita-cerita tersebut kecuali dari ayah atau kakak mereka. Dan ayah atau kakak mereka pun mendapat
cerita tersebut dari orang lain, sebut saja si A. Saya yakin si A pun tidak melihat langsung
namun mendapat cerita dari orang lain pula.
Pada waktu itu,
diceritakan bahwa beberapa rumah kiyai yang ada di Pati didatangi oleh orang
dengan pakaian serba hitam ala Ninja dari negeri Sakura Jepang. Senjata yang dipakai pun khas senjata Ninja
berupa pedang bermata dua (katana), Shuriken, tulup, dll
Mereka para Ninja
diceritakan memiliki kesaktian yang luar biasa. Bisa berubah wujud, bisa
menghilang, bisa meloncat setinggi rumah, dan kebal senjata tajam. Namun belum pernah ada satupun Ninja yang
berhasil membunuh satu pun kiyai yang ada di Pati.
Beberapa ada
yang berhasil menyusup ke rumah target dan terlibat duel sengit dengan sang kiyai
yang hendak dibunuhnya namun Ninja tersebut berhasil dilumpuhkan.
Ada yang tertangkap
dan kemudian dihakimi masa. Karna ninja tersebut kebal senjata dan tidak bisa
terluka meskipun berbagai cara dilakukan akhirnya diikiat dan diseret dengan
sepeda motor.
Ternyata baju
ala ninja nya tersebut yang membuatnya menjadi saksi. Ketika diseret di atas
aspal bajunya mengeluarkan percikan api seperti logam yang saling bergesekan.
Cerita seperti
versi di atas bagi saya ketika itu terdengar sangat menarik untuk disimak.
Setiap hari selalu saja ada cerita baru terkait sepak terjang ninja di wilayah
Pati. Bodohnya, saya pun berfikir semua cerita
di atas memang benar-benar terjadi.
Bukan tanpa
alasan ! di masa-masa menjelang reformasi itu di Pati memang sangat ramai
dibicarakan soal Ninja. Bahkan keberadaan Bambu Kuning pun diburu yang dipercaya
sebagai satu-satunya kelemahan sang Ninja.
Banyak pemuda
yang digembleng kanuragan dan ilmu kebal oleh para kiyai setempat untuk
mengantisipasi serangan Ninja yang datang ke kampung.
Benarkah Isu itu
??
Sejauh informasi
yang berhasil saya dapat itu semua OMONG KOSONG ! tak pernah ada serangan Ninja
di Pati, yang terjadi sebenarnya adalah di Jawa Timur, di Jawa Tengah
hanya terjadi di Demak beberapa kasus, di Pati sendiri memang sempat terjadi ketegangan dan salah tangkap orang-orang yang dicurigai sebagai ninja karna keluar malam dan berpakaian tertutup.
Beberapa sumber juga menceritakan benar-benar mengalami penyerangan namun keakuratan cerita masih perlu untuk dikroscek lebih dalam lagi. Bagi saya cerita di atas hanyalah imajinasi saja..
Beberapa sumber juga menceritakan benar-benar mengalami penyerangan namun keakuratan cerita masih perlu untuk dikroscek lebih dalam lagi. Bagi saya cerita di atas hanyalah imajinasi saja..
Seperti apa
pembantaian para kiyai yang terjadi di Jawa Timur oleh pasukan Ninja tersebut ?
simak dalam video di bawah ini.

0 Response to "Isu Keganasan NINJA Membantai para Kiyai di Pati 1998"
Posting Komentar
HAK JAWAB DAN KOREKSI BISA DIKIRIMKAN KE EMAIL KAMI ATAU BISA DITULIS DI KOLOM KOMENTAR